Home » , » Hotel Berangsur Pulih, TWC Menuju Normal

Hotel Berangsur Pulih, TWC Menuju Normal


Menyusul pembukaan kembali bandara internasional Adisutjipto pada 20 November lalu, bisnis perhotelan dan restoran di Jogjakarta kembali bergairah. Berangsur-angsur, terjadi peningkatan okupansi hotel yang rata-rata naik menjadi 30 persen.

’’Ada sedikit geliat di hotel, baik hotel bintang maupun nonbintang alias hotel kelas melati setelah dibukanya Bandara Adisutjipto. Aktivitas hotel juga didominasi kegiatan meeting, incentive, convention and exhibition (MICE),’’ ungkap Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIJ Drs H Istijab M Danunegoro MM kemarin (25/11).

Menurut Istidjab, sebelum bandara dibuka, rata-rata tingkat okupansi hotel ada di kisaran 20 persen. Pada Desember nanti, dia optimistis akan terjadi peningkatan signifikan hingga 60 persen.

Tamu hotel yang memanfaatkan hotel untuk MICE, kebanyakan adalah pegawai pemerintah pusat dan daerah yang mengadakan rapat, pertemuan, dan lainnya. Kegiatan di hotel ini cukup membantu pertumbuhan tingkat hunian yang sebelumnya sempat merosot selama sebulan.

’’Optimistis karena bulan depan adalah Desember di mana akan memasuki high season. Pada saat itu, diperkirakan banyak pengunjung baik wisatawan domestik maupun asing yang datang ke Jogjakarta. Lebih-lebih, hotel juga sudah yang mempersiapkan berbagai kegiatan mengisi pergantian tahun,’’ tambahnya.

PHRI DIJ bersama insan pariwisata lainnya juga mendorong promosi secara simultan dan berkesinambungan. Selain mengirimkan surat pemberitahuan bahwa Jogjakarta aman dan nyaman dikunjungi, PHRI juga melakuka promosi ke Bali dan Jakarta.

Di tempat terpisah, Kasi Operasional Obyek Wisata Candi Prambanan Wiharjanto menegaskan, tingkat kunjungan wisatawan di obyek wisata yang dikelola PT Taman Wisata Candi (TWC) ini beranjak pulih dan dalam waktu dekat ini akan kembali normal.

Wiharjanto mengungkapkan, dalam dua minggu pasca erupsi Gunung Merapi, Candi Prambanan memang sepi dan jumlah pengunjung turun hingga 70 persen. ’’Hari biasa pengunjung hanya 700 orang. Sejak beberapa hari ini telah meningkat 30 persen dan pada hari Minggu mencapai 1.500 orang. Di luar hari Minggu, kini sudah di kisaran 1.000 orang setiap harinya,’’ papar Wiharjanto.

Demikian pula dengan jumlah wisatawan mancanegara. Semula sempat di angka 70 orang saja. Kini telah naik hingga 150 orang. Kebanyakan mereka menggunakan jalur darat dengan travel. Sebagian lagi menggunakan jalur udara melalui Bandara Adisutjipto. ’’Mereka berasal dari Jepang, Malaysia, Inggris, Prancis, Belanda dan beberapa negara Eropa lainnya,’’ paparnya.

Pada kondisi normal, di hari Minggu bisa menembus 4 ribu pengunjung. Pada hari biasa, rata-rata sekitar 2 ribu pengunjung, di mana wisatawan mancanegara di angka 400 orang.


Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Yogyakarta - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger