Home » , , » Banjir Lahar Dingin Masih Mengancam

Banjir Lahar Dingin Masih Mengancam

Warga yang tinggal di lereng Merapi diharapkan untuk tetap waspada. Sebab, ancaman banjir lahar dingin masih menjadi momok dan sangat berbahaya, hingga di radius 20 kilometer.

Pengamatan visual Suara Merdeka CyberNews, hingga sore ini, Senin (24/1), puncak Merapi diselimuti mendung tebal. Namun, hingga pukul 14.00 WIB, hujan belum mengguyur kawasan Magelang dan Muntilan. Tapi, di pos-pos terdekat puncak Gunung Merapi diinformasikan, hujan deras telah mengguyur sejak siang tadi.

Komunikasi Perduli Aktifitas Gunung Merapi (KOMPAG Merapi) juga menginformasikan, bahwa hujan deras juga telah mengguyur Desa Gringsing. Para relawan tersebut menghimbau warga, utamanya yang berada di dekat bantaran-bantaran sungai, untuk selalu waspada jika sewaktu-waktu banjir lahar dingin kembali terjadi.

Seperti penuturan Robin T Fani, salah seorang relawan KOMPAG, jika puncak merapi terus diguyur hujan deras, kemungkinan besar banjir lahar dingin akan kembali terjadi. Terutama di aliran Sungan Bebeng, Sungai Putih, Sungai Blongkeng, dan Sungai Pabelan.

Sementara itu, arus lalu-lintas di Jalan Magelang-Jogja, sore ini terpantau padat merayap. Kemacetan cukup panjang sempat terjadi pada pagi tadi. Namun, menjelang sore hari, kepadatan tersebut sudah dapat diurai oleh petugas lalu-lintas setempat.

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Yogyakarta - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger