Home » , , » Penumpang Batavia Air Telantar di Yogyakarta

Penumpang Batavia Air Telantar di Yogyakarta

 Penumpang Batavia Air Telantar di Yogyakarta

Penumpang Batavia terlantar di Yogyakarta
Ratusan calon penumpang pesawat Batavia Air telantar di Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta, sejak Kamis (31/1/2013) pagi. Mereka terkatung-katung setelah tidak dapat menempuh perjalanan udara dengan Batavia Air yang pada hari itu dinyatakan bangkrut.
Mereka adalah penumpang dengan tujuan Batam, Pekanbaru, Lampung, Jakarta, dan Pontianak. Mereka berkumpul di dekat tempat penjualan tiket Batavia Air sambil menanti kemunculan petugas dari maskapai tersebut.
Dewi (19), salah satu penumpang tujuan Pontianak, terpaksa harus membatalkan rencana pulangnya pada hari tersebut karena kejadian ini. "Semoga segera mendapatkan pesawat pengganti," ujar Dewi.
Setelah menunggu selama beberapa jam, menjelang pukul 10.00 para penumpang akhirnya bisa mendapat penjelasan dari GM Angkasa Pura I Agus Adrianto. Agus meminta para penumpang tersebut untuk memberikan data nama sesuai tiket serta nomor telepon yang bisa dihubungi. Seusai mendapat penjelasan tersebut, para penumpang pun kemudian membuat barisan memanjang untuk memberikan data diri mereka.

Batavia Air Tunggak Rp 200 Juta di Batam


Batavia Air masih menunggak Rp 200 juta di Bandara Hang Nadim, Batam. Maskapai yang baru dipailitkan pengadilan itu juga meninggalkan enam slot penerbangan.
Kepala Bagian Umum Bandara Hang Nadim Suwarso mengatakan, Batavia Air belum membayar sebagian tagihan untuk periode yang berakhir Desember 2012. Sementara tagihan Januari 2013 belum keluar. "Tagihan sampai Desember sebagian besar biaya pendaratan. Untuk biaya pendaratan selama Januari 2013, belum ada tagihan. Mereka masih terbang sampai kemarin," ujarnya, Kamis (31/1/2013) di Batam, Kepulauan Riau.
Selain tagihan, maskapai itu juga meninggalkan enam slot jadwal penerbangan. Selama ini, Batavia Air menerbangkan penumpang dari Batam ke Pontianak, Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Bandar Lampung, dan Medan. "Pemanfaatan slot oleh maskapai lain menunggu keputusan Kementerian Perhubungan. Kami hanya memberikan rekomendasi berdasarkan kajian Kementerian Perhubungan," ujarnya.
Batavia Air dipailitkan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat lewat putusan Nomor 77/pailit/2012/PN.NIAGA.JKT.PST tanggal 30 Januari 2013. Putusan bermula dari gugatan perusahaan sewa guna pesawat International Lease Finance Corporation (ILFC) terhadap Batavia Air.
ILFC menggugat Batavia Air karena tidak membayar sewa pesawat Airbus A330. Total tagihan untuk tiga tahun sewa mencapai 4,68 juta dollar AS.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Yogyakarta - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger